KomponenKomponen Instalasi Penerangan 1.MCB (Miniature Circuit Breaker) Alat pengaman arus lebih adalah pemutus sirkit mini yang selanjutnya disebut MCB. MCB ini memproteksi arus lebih yang disebabkan terjadinya beban lebih dan arus lebih karena adanya hubungan pendek. Terdapat2 macam tegangan listrik yang dikenal dalam instalasi sistem listrik 3 phase ini, diantaranya yaitu tegangan antar phase (VPP: phase to phase) dan tegangan VPN atau Voltage phase to neutral). Pada istilah umum yang digunakan di Indonesia, sistem 3 phase ini lebih familiar dengan nama sistem RST atau RSTN. Aktivitasdan Kegiatan Sosial:•Lomba Karya Siswa "Instalasi Penerangan & Kontrol Motor Listrik 3 Fasa" | SMK Negeri 5 Padang •Ketua Studi Banding ke PLTA Batang Agam | SMK Negeri 5 Padang •Sertifikasi Kompetensi Teknik Instalasi Tenaga Listrik dengan nilai Kompetensi 95.1 yang di keluarkan berdasarkan keputusan Badan Nasional Standar Pemasanganinstalasi penerangan 3 fasa. Menggambar rencana instalasi penerangan 3 fasa. Memasang kabel dan pipa instalasi. Memasang panel hubung bagi instalasi penerangan. SKKD 8. Memasang instalasi tenaga listrik bangunan bertingkat SKL Siswa mampu memahami pemasangan instalasi tenaga 3 fase. 39 Menerapkan prosedur pemasangan komponen instalasi penerangan 3 fasa bangunan gedung 3.10 Menentukan gambar instalasi Perlengkapan Hubung Bagi (PHB) Penerangan Bangunan Industri Kecil. 3.11 Menentukan jumlah bahan, tata letak dan biaya pada instalasi Perlengkapan Hubung Bagi (PHB) Bangunan Industri Kecil. 3.12 Mengevaluasi instalasi penerangan tiga fasa bangunan gedung. 3.13 Menerapkan prosedur pengoperasian Penerangan Jalan Umum sesuai dengan PUIL 3.14 Menerapkan prosedur perakitan TDRKOMPETENSI DASAR Memahami instalasi penerangan 3 fasa MATERI Mengenal komponen instalasi penerangan 3 fasa INDIKATOR SOAL Peserta didik dapat menentukan pilihan yang benar, diberikan penjelasan prinsip kerja komponen steker 3 fasa. KETERANGAN SOAL No. Digunakan Untuk Tanggal Jumlah Siswa Tingkat Kesukaran Daya Pembeda Proporsi Jawaban Pada Halhal teknis yang perlu diperhatikan sebelum pelaksanaan pekerjaan instalasi listrik antara lain yang menyangkut perancangan instalasi adalah: 1. Mengetahui perhitungan antara kuat arus dan luas penampang pengantar ( luas penampang kabel) Luas penampang kabel / pengantar sangat berpengaruh dalam daya hantar arus listrik yang melaluinya. PembelajaranMata Diklat Dasar Instalasi Penerangan Listrik Dengan Trainer Instalasi Penerangan Rumah Kelas I PTL 1 Di SMKN 3 N Semarang Tahun 2009. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang. Drs. FR. Sri Sartono M. Pd, Riana Defi Mahadji Putri, S. T, M. T. Kata Kunci : Trainer, Instalasi, Penerangan. o45OE. Download Full Power Point. KABEL Kabel yang berada dipasaran memiliki isolasi baik dari karet maupun dari plastik. Dengan berbagai bentuk dan ukuran. Selain isolasi juga dilengkapi semacam perisai sebagai pengamanan terhadap tekanan mekanis. Yang dibahas disini adalah jenis penghantar yang sering dipergunakan pada jaringan instalasi rumah tinggal, kantor dan bangunan sejenisnya dengan pasangan tetap. Diantaranya Kabel NYA Kabel NYM Kabel NGA Kabel NYHGbY Apakah anda tahu apa maksud dan arti dari huruf huruf kapital dari jenis jenis kabel diatas tersebut? untuk mengetahuinya silahkan lihat artikel “Momenklatur Kabel Menurut SPLN“ Pemasangan Kabel NYA dan NGA Pemasangan harus dalam pipa pelindung. Tidak boleh dipasang diruang basah. Dialam ditempat dengan resiko kebakaran. Tidak boleh dipasang langsung menempel pada plesteran atau kayu, ditanam langsung kedalam tanah, harus dilindungi dengan pipa pelindung. Kabel NGA dan NYA, boleh digunakan didalam perlengkapan hubung bagi peralatan listrik PHB. Boleh dipasang dengan menggunakan isolator, cara pemasangannya diusahakan ada jarak bebas minimum 1 cm terhadap dinding dan bagian lain dari bangunan konstruksi. Kabel NYM 3 x 2,5 mm2 Kabel NYM ini pada umumnya terdiri dari beberapa buah kabel yang banyak disesuaikan dengan kebutuhan misalnya berisi dua atau tiga kabel jenis NYA. Istilah NYM mempunyai arti sebagai berikut N Normal artinya penghantar terbuat dari tembaga. Y Isolasi PVC. Yaitu Polyvynyl Chlorida. M Artinya selubung kabel terbuat dari PVC. 3 x 2,5 mm2 artinya kabel tersebut mempunyai 3 penghantar yang masing-masing berukuran 2,5 mm2. Pemasangan Kabel NYM Boleh dipasang langsung menempel pada tembok atau dinding lainnya juga di ruangan lembab serta ditempat dengan resiko bahaya kebakaran dengan menggunakan klem dan jarak 25 cm. Boleh dipasang langsung pada bagian-bagian lain dari bangunan, asalkan cara pemasangannya tidak merusak selubung luar kabel. Tidak boleh dipasang atau ditanam didalam tanah. PIPA Fungsi pipa pada instalasi adalah untuk melindungi pemasangan kawat penghantar dengan pemasangan pipa akan diperoleh bentuk instalasi yang baik dan rapih. Jenis Pipa Pelindung Pipa UNION Pipa PVC atau Paralon Pipa Fleksibel PIPA UNION Pipa UNION adalah pipa yang terbuat dari plat besi dan dibuat oleh pabrik tanpa mengguna- kan las dan diberi cat meni berwarna jenis ini dalam pengerjaannya mudah, karena dapat dengan mudah dibengkokkan dalam keadaan dari pada itu pipa Union mudah pula dipotong dengan gergaji besi, pipa jenis ini mudah didapat dipasaran dengan harga relatif instalasi listrik pada pemasangan pipa union jika masih dalam jarak jangkauan tangan harus dihubungkan dengan bumi, kecuali bila digunakan untuk menyelubungi kawat pembumian arde.Pemasangan pipa union umumnya dipasang pada tempat yang kering dengan maksud menghindari dari terjadinya korosi atau karat. PIPA PVC atau Paralon Pipa pelindung yang terbuat dari bahan PVC atau paralon. Keuntungan menggunakan pipa PVC dibandingkan dengan pipa Union antara lain Pipa PVC lebih ringan, mudah pengerjaannnya, mudah dibengkokkan. Yang lebih penting adalah pipa PVC sendiri adalah merupakan bahan isolasi sehingga dalam pemasangannya tidak akan mengakibatkan terjadinya hubungan pendek antara penghantar dengan pipa. Pipa Flexyble Pada instalasi listrik adakalanya dipasang pipa yang disebut pipa fleksibel pipa ini dibuat dari logam yang mudah diatur dan lentur. Contoh pipa KRF. Sebagai contoh misalnya dipakai sebagai pelindung kabel yang berasal dari dak standar menuju ke meter pembatas listrik atau juga dipakai sebagai pelindungpada penghantar instalasi tenaga seperti mesin bubut. Pres dan mesin skraf. Perlengkapan Pipa Klem atau Sengkang Klem atau sengkang adalah suatu bahan yang dapat dipakai untuk menahan pipa agar dapat dipasang pada dinding atau langit-langit. Klem dibuat dari bahan berupa Plat besi atau PVC, dan mempunyai ukuran yang diseduaikan dengan pipanya. Jarak pemasangan klem tidak boleh lebih dari 100 cm. Untuk meninggikan pemasangan pipa, klem biasanya dilengkapi dengan pelana, pemasangan pipa yang perlu ditinggikan misalnya pada kotak sekering, atau pada kotak penyambung. Didalam instalasi listrik dikenal beberapa macam klem yang bentuknya disesuaikan dengan kebutuhannya misalnya Klem atau sengkang setengah, dipakai pada tempat yang sempit. Klem atau sengkang ganda untuk pemasangan pipa yang sejajar. Klem atau sengkang mejemuk untuk pemasangan beberapa pipa yang sejajar. Sambungan Pipa Klem atau sengkang adalah suatu bahan yang dapat dipakai untuk menahan pipa agar dapat dipasang pada dinding atau langit-langit. Klem dibuat dari bahan berupa Plat besi atau PVC, dan mempunyai ukuran yang diseduaikan dengan pipanya. Jarak pemasangan klem tidak boleh lebih dari 100 cm. Untuk meninggikan pemasangan pipa, klem biasanya dilengkapi dengan pelana, pemasangan pipa yang perlu ditinggikan misalnya pada kotak sekering, atau pada kotak penyambung. Didalam instalasi listrik dikenal beberapa macam klem yang bentuknya disesuaikan dengan kebutuhannya misalnya Klem atau sengkang setengah, dipakai pada tempat yang sempit. Klem atau sengkang ganda untuk pemasangan pipa yang sejajar. Klem atau sengkang mejemuk untuk pemasangan beberapa pipa yang sejajar. Selubung Pipa Pada umumnya pada bagian dalam dari ujung pipa pelindung terdapat bagian yang tajam yang disebabkan oleh bekas pemotongan baik dari pabrik mangsung maupun pada pelaksanaan pekerjaan, bagian yang tajam tersebut harus diratakan dan untuk meratakannya akan memakan waktu yang lama, untuk mengatasi hal ini maka pabrik-pabrik telah menyediakan suatu komponen disebut selubung pipa atau yang biasanya dikenal dengan nama TILE. Dengan menggunakan Tile , maka ujung pinggir dari pipa akan licin dan tidak tajam. Kotak Sambung Dalam pekerjaan instalasi untuk suatu keperluan tertentu biasanya ada pemasangan kawat yang harus disambung atau dicabangkan , kawat yang disambung menurut ketentuan peraturan instalasi listrik tidak di izinkan berada didalam pipa. Karena di khawatirkan sambungan akan putus pada waktu kawat direntangkan pada waktu dimasukkan dalam pipa , sebab bila hal ini terjadi, maka akan berakibat timbulnya hubungan pendek atau bahaya kebakaran. Untuk menghindari hal ini maka penyambungan kawat harus dalam kotak yang disebut kotak sambung Jenis kotak sambung yang sering kita jumpai Kotak sambung cabang dua untuk penyambungan lurus Kotak sambung cabang tiga untuk Percabangan , pada saklar, stop kontak Kotak sambung Cabang empat. Untuk Percabangan Cross Saklar Sakelar adalah sesuatu alat yang dapat digunakan untuk memutuskan dan menghubungkan arus listrik. Berdasarkan kegunaannya sakelar sangat banyak macam, jenisnya yaitu Sakelar Penerangan Sakelar Tegangan Tinggi Sakelar Instalasi tenaga Sakelar Elektronika. Pada waktu memutuskan dan menghubungkan arus listrik biasanya akan timbul busur api Fong diantara kontak-kontaknya, besarnya loncatan api tergantung dari kecepatan kontak-kontak sakelar terputus atau penyambung. Untuk mengatasi hal ini biasanya sakelar dilengkapi dengan pegas yang dapat memutus hubungan sakelar dengan prakteknya kita mengenal bermacam-macam jenis saklelar yang biasanya dipakai pada instalasi listrik penerangan rumah, bangunan sekolah atau sejenisnya. Jenis-jenis sakler tersebut adalah Sakelar Tunggal Sakelar Berkutub Ganda Sakelar berkutub Tiga Sakelar Kelompok Sakelar Seri deret Sakelar Tukar Sakelar Silang. Saklar Tunggal Sesuai dengan namanya sakelar ini berfungsi tunggal , artinya hanya dapat menyalakan dan memadamkan sebuah lampu. Pada sakelar tunggal hanya terdapat 2 titik hubung yang menghubungkan penghantar fasa dan beban atau lampu. Pada penggunaannya sakelar tunggal dapat melayani satu, dua atau tiga lampu sekaligus tergantung kemampuan daya hantarnya. Saklar Berkutub Ganda Sakelar ini dilengkapi dengan empat titik hubung untuk menghubungkan penghantar fasa dan nol . Sakelar ini dapat digunakan untuk memutuskan dan menghubungkan fasa dan nol secara bersama-sama sehingga memberikan faktor keamanan bagi pemakai sakelar jenis ini banyak di pergunakan pada Box sekering/fasa. Saklar Berkutub Tiga Sakelar ini memiliki enam titik hubung yang berfungsi menghubungkan fasa kebeban. Pada umumnya sakelar ini digunakan sebagai sakelar untuk saluran tiga fasa. Saklar Kelompok Sakelar kelompok pemasangannya harus disesuaikan dengan kebutuhannya misalnya mematikan dan menghubungkan dua atau tiga buah lampu , namun tersebut tidak dinyalakan bersamaan. Saklar Seri Deret Sakelar seri deret adalah sakelar yang dapat berfungsi ganda yaitu dapat memutuskan dan menghubungkan sebuah lampu atau lebih secara bergantian atau bersama-sama, lampu jenis ini banyak digunakan dalam ruang tamu, ruang tidur atau lampu gang. Sakelar seperti ini pada saat sekarang sudah sangat sulit di jumpai, seandainyapun ada bentuknya sudah lain yaitu berupa sakelar yang terdiri dari dua buah sakelar tunggal yang dikemas dalam satu kotak. Saklar Tukar Sakelar tukar biasanya disebut juga sakelar hotel, sakelar jenis ini banyak dipergunakan di hotel- hotel sehingga sakelar ini disebut sakelar hotel. Sakelar hotel ini hanya dapat menghubungkan lampu atau kelompok lampu secara bergantian. Saklar Silang Sendainya kita ingin melayani satu lampu atau golongan lampu yang ada ditiga tempat , maka kita gunakan sakelar silang. Sakaler silang akan berfungsi bila sakelar ini dikombinasi dengan sakelar 2 buah sakelar tukar. Sehingga lampu dapat dioperasikan dari tiga tempat. Klasifikasi Saklar Yang dimaksud klasifikasi disini adalah klasifikasi dalam hal pemasangan dan cara kerjanya. Klasifikasi sakelar berdasarkan Pemasangannya sakelar yang dipasang didalam tembok Inbow, perlu Imbowdus sakelar yang dipasang diluar tembok Outbow, Perlu Roset Kayu tempat dudukan sakelar. Klasifikasi Sakelar Berdasarkan Prinsip kerjanya. Berdasarkan Cara Pengoperasiannya , maka sakelar dapat dibagi menjadi sakelar Putar untuk mengoperasikannya dgn cara memutar sakelar Jungkit Untuk mengoperasikan tuasnya jungkit Sakelar tarik untuk mengoperasikannya dengan cara di tarik Sakelar Tekan untuk mengoperasikannya dgn cara ditekan Stop Kontak Stop Kontak adalah suatu komponen yang berfungsi sebagai tempat/terminal untuk mendapatkan arus /tegangan listrik yang diperlukan untuk kebutuhan peralatan listrik atau alat-alat rumah tangga seperti pesawat TV, Radio, Kulkas, Kipas Angin, Setrika listrik dll. Stop Kontak terdiri dari dua bagian utama yaitu a. Bagian Dasar atau kaki Terbuat dari porselin, keramik atau bahan isolator lainya dan sekaligus dudukan stop kontak yang di sekrup pada tembok atau kayu. Pada bagian ini juga terdapat tiga buah titik kontak hubung untuk, kawat penghantar , fasa, netral, PE. b. Bagian Penutup Adalah merupakan pelindung dari bagian dasar/kakinya, selain sebagai pelindung juga memberikan keindahaan dari stop kontak tersebut. Bagian penutup ini bisasnya terbuat dari ebonit atau plastik. Klasifikasi Stop Kontak Berdasarkan cara pemasangan stop kontak dapat dibedakan menjadi 2 yaitu pemasangan stop kontak diluar tembok Outbow, perlu roset, pipa pelindung. Pemasangan stop kontak didalam tembokInbow , perlu inbowdus dan pipa. Selain stop kontak seperti diatas dipasaran banyak tersedia berbagai macam jenis stop kontak , ada stop kontak yang sudah dikombinasikan dengan sakelar dan bahkan dilengkapi dengan lampu tanda /indikator, fungsinnya memberi tanda keberadaan stop kontak dalam keadaan gelap. Fiting Fiting adalah suatu alat yang dapat dipergunakan untuk memasang atau menempatkan bola lampu yang digunakan sebagai penerangan untuk menyalakan dan memadamkan lampu fiting biasanya dihubungkan dengan sakelar. Fiting terdiri dari dua bagian yaitu Bagian dalam , merupakan penghantar arus listrik yang terdiri dari hantaran fasa dan hantaran nol. Kedua hantaran tersebut disekat oleh bahan isoaltor yang ada pada badannya. Bagian Luar, Merupakan bahan isolasi yang merupakan penutup dari fiting, dengan maksud agar sipemakai tidak kena aliran listrik pada waktu memasang bola lampu. Konstruksi Fiting Berdasarkan konstruksinya kita mengenal 2 macam fiting yaitu Fiting Ulir, cara pemasangan Bola lampu dengan cara memutar, fiting jenis ini banyak disukai karena lebih kuat. Fiting Bayonet , cara pemasangan bola lampu dengan cara ditekan/ditusukan seperti memasang bayonet pada senjata panjang. Bentuk fiting tusuk ini ada dua sbb a. fiting tusuk biasa b. fiting tusuk putar. Penggunaan dan Pemasangan Fiting Berdasarkan pengunaan dan pemasangan dalam instalasi penerangan , fiting dapat dibagi menjadi 4 macam yaitu a. Fiting Duduk, pemasangan langsung didudukkan pada tempatnya dilangit-langit, dinding-dinding, bangku-bangku , bahan dari bakelit, ebonit, porselin. b. Fiting gantung, pemasangan digantung pada langit-langit, menggunakan kabel snur yg dilengkapi dengan tali diikat pada cincin fiting sebagai penahan berat fiting dan armaturnya. c. Fiting Kombinasi, Fiting yang dilengkapi dengan stop kontak sebagai tempat pengambilan arus listrik yang dibantu oleh steker. d. Fiting kedap Air, fiting yang tidak mudah dimasuki air, fiting ini biasanya dipasang pada tempat yang kedap air lembab RPP MEMASANG INSTALASI TENAGA LISTRIK 3 FASA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP Nama Sekolah SMK NEGERI 2 DEPOK Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan Kelas/Semester XI / 1 Pertemuan ke 1 - 3 Alokasi Waktu 4 Jam Pelajaran 45 Menit Standar Kompetensi Memasang Instalasi Tenaga Listrik Bangunan Bertingkat Kompetensi Dasar Merencanakan Panel Hubung Bagi 3 fase Instalasi Tenaga Listrik Indikator 1. Menjelaskan 3 jenis PHB pada Instalasi tenaga listrik berdasarkan fungsinya 2. Memilih motor listrik 3 fasa sesuai kebutuhan jika diberikan diberikan data-data pendukung 3. Menghitung ukuran pengaman untuk digunakan pada perencanaan instalasi kendali motor listrik 3 fasa dengan kendali elektromagnetik sesuai dengan data pada name plate 4. Menentukan ukuran penampang kabel untuk instalasi PHB 3 fasa pada instalasi tenaga berdasarkan tabel data Kabel SPLN 5. Membuat gambar perencanaan PHB distribusi daya yang dapat menyalurkan tenaga listrik ke 5 buah motor listrik jika diberikan data-data sesuai dengan name plate masing – masing. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa kelas XI akan dapat menjelaskan 3 jenis PHB pada Instalasi tenaga listrik dengan benar 80% berdasarkan fungsinya 2. Siswa kelas XI akan dapat memilih motor listrik 3 fasa sesuai kebutuhan jika diberikan diberikan data-data pendukung 3. Siswa kelas XI akan dapat menghitung ukuran pengaman untuk digunakan pada perencanaan instalasi kendali motor listrik 3 fasa dengan kendali elektromagnetik sesuai dengan data pada name plate 4. Siswa kelas XI akan dapat menentukan ukuran penampang kabel untuk instalasi PHB 3 fasa pada instalasi tenaga berdasarkan tabel data Kabel SPLN 5. Siswa kelas XI akan dapat membuat gambar perencanaan PHB distribusi daya yang dapat menyalurkan tenaga listrik ke 5 buah motor listrik jika diberikan data-data sesuai dengan name plate masing – masing. I. Materi Pembelajaran 1 Papan Penghubung dan Pembagi 2 Instalasi Tenaga Listrik 3 Perencanaan Instalasi tenaga 4 Komponen-komponen instalasi tenaga listrik 5 Cara Kerja motor-motor listrik 3 phasa III. Metode Pembelajaran 1 Ceramah 2 Diskusi 3 penugasan Individu Pertemuan 1 IV. Langkah-langkah pembelajaran skenario Pendahuluan menit Memotivasi siswa dengan menceritakan penggunaan PHB, pada bangunan atau gedung yang memerlukan tenaga listrik Menjelaskan SK dan KD serta tujuan pembelajaran Kegiatan Inti menit 1. Menjelaskan 3 jenis PHB berdasarkan fungsinya 2. Guru memberikan beberapa gambar PHB dengan power point 3. Siswa mengamati dan mengelompokan kedalam jenis – jenis PHB sesuai yang telah dijelaskan oleh guru 4. Siswa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru 5. Siswa di beri kesempatan untuk bertanya untuk materi yang belum jelas 6. Guru memberikan kesempatan kepada siswa lain yang dapat menjawab pertanyaaan yang di ajukan oleh siswa lain 7. Guru memberikan apresiasi terhadap jawaban-jawaban yang dilontarkan oleh siswa Kegiatan Akhir ä menit 1. Memberikan Tugas Untuk mencari jenis – jenis PHB melalui internet atau media majalah atau foto-foto 2. Penutupan pembelajaran V. Alat , Bahan dan sumber belajar 1. Alat LCD Laptop 2. Bahan Gambar-gambar Panel PHB instalasi tenaga listrik 3. Sumber Belajar PUIL 2000 Ir. Imam Sugandi Dkk, 2001,Panduan Instalasi Listrik untuk Rumah berdasarkan PUIL 2000, Jakarta Yayasan Usaha Penunjang Tenaga Listrik Prih sumarjati Dkk, Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik Jilid I, II, III , Jakarta Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Departemen Pendidikan Nasional Sariadi Dkk, 1999, Instalasi listrik industri, Bandung, Angkasa Penilaian 1. Tugas mandiri tak terstruktur 2. Test tertulis Soal - Soal Isilah Pertanyaan – pertanyaan di bawah ini dengan jelas ! 1. Jelaskan berdasarkan fungsinya untuk jenis – jenis PHB di bawah ini a. PHB Daya b. PHB distribusi Daya, c. PHB Kontaktor/ Kontrol 2. Sebuah mesin perkakas memerlukan gerak putar, dengan data – data sebagai berikut ; a. Putaran n = 1500 rpm, b. Momen Putar M = 5,968 kgm, c. Rendemen Motor  = 80 % Motor listrik yang dibutuhkan harus mempunyai daya sebesar ? hitung 3. Diberikan data – data motor listrik 3 fasa sesuai dengan nama plate sebagai berikut a. Motor 3 fasa , b. P daya = 10 HP c. V Tegangan = 380 V d. In Arus Nominal = 19,6 Amp e. Ist Arus asut = 650 % Berapakah besar ukuran pengaman yang dapat digunakan untuk kondisi motor listrik tersebut di atas ? 4. Sebuah motor 3 fasa dengan data-data sebagai berikut ; a. Motor 3 fasa b. In Arus Nominal 15 Amp Berapakah penampang kabel yang dipakai berdasarkan tabel SPLN ? 5. Buatlah gambar diagram pembagian kelompok distribusi daya untuk mengalirkan tenaga listrik yang mensuplai 5 buah motor listrik dengan data-data sebagai berikut ; a. Motor listrik dengan 30 HP b. Motor listrik dengan 15 HP c. Motor Listrik dengan 15 HP d. Motor Listrik dengan 20 HP e. Motor Listrik dengan 10 HP KUNCI JAWABAN ! 1. Jenis – jenis PHB berdasarkan fungsinya a. PHB Daya ialah tempat menyalurkan dan mendistribusikan tenaga lsitrik dari pusat listrik ke PHB distribusi b. PHB Distribusi daya ialah tempat menyalurkan tenaga listrik dari PHB daya ke beban pemakai instalasi tenaga dan instalasi penerangan c. PHB Kontaktor ialah PHB yang khusus dibuat untuk menempatkan komponen-komponen utama maupun pengendali dari instalasi tenaga 2. Motor Listrik yang dibutuhkan harus mempunyai daya sebesar ; 3. Ukuran pengaman yang digunakan sebesar ; Besarnya Penampang kabel yang sesuai adalah ;… 125% x 15 = 18,75 Amp. Berdasarkan tabel SPLN maka diameter yang digunakan sebesar mm2 5. Gambar Skema VII. Skor penilaian I. Jenis Soal Tertulis skor Nilai Maksimal = 10 1. Jika MenJawab dan Benar 3 skor = 2 Jika MenJawab dan Benar 2 skor = 1,2 Jika Menjawab dan Benar 1 skor = Jika Menjawan salah diberi Skor = 0 2. Jawaban Benar skor = 2 3. Jawaban Benar skor = 2 4. Jawaban Benar skor = 2 5. Jawaban Benar skor = 2 II jenis Penugasan skor Nilai maksimal = 10 Total SKOR Nilai AKHIR = Test Tertulis + Nilai penugasan / 2 • PHB DAYA adalah berfungsi menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik dari pusat listrik ke PHB DISTRIBUSI DAYA Gambar 1 Di Cirikan 1. Adanya alat ukur PLN baik analog maupun digital 2. Adanya Pembata Arus MCB 3. Adanya Lampu Indikator • PHB DISTRIBUSI DAYA adalah berfungsi menyalurkan tenaga listrik dari PHB DAYA ke beban Pemakai instalasi tenaga dan instalasi penerangan Gambar 2 Dicirikan 1. Adanya Lampu Indikator 2 Adanya Saklar Pemutus Arus 3. Adanya pembatas Arus MCB PHB KONTROL adalah PHB yang khusus di buat untuk menempatkan komponen – komponen utama maupun pengendali dari instalasi tenaga • Gambar 3 Dicirikan 1. danya Peralatan Magnet kontaktor 2. Adanya tombol – tombol 3. Adanya lampu indicator 4. alat- alat pengendalian lainnya • PHB DAYA adalah berfungsi menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik dari pusat listrik ke PHB DISTRIBUSI DAYA Gambar 1 Di Cirikan 1. Adanya alat ukur PLN baik analog maupun digital 2. Adanya Pembata Arus MCB Lampu Indikator PHB DISTRIBUSI DAYA adalah berfungsi menyalurkan tenaga listrik dari PHB DAYA ke beban Pemakai instalasi tenaga dan instalasi penerangan Gambar 2 Dicirikan 1. Adanya Lampu Indikator 2. Adanya Saklar Pemutus Arus 3. Adanya pembatas Arus MCB • PHB KONTROL adalah PHB yang khusus di buat untuk menempatkan komponen – komponen utama maupun pengendali dari instalasi tenaga Gambar 3 Dicirikan 1. Adanya Peralatan Magnet kontaktor 2. Adanya tombol – tombol 3. Adanya lampu indicator 4. alat- alat pengendalian lainnya PHB DAYA adalah berfungsi menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik dari pusat listrik ke PHB DISTRIBUSI DAYA Gambar 1 Di Cirikan 1. Adanya alat ukur PLN baik analog maupun digital • Adanya Pembata Arus MCB • Adanya Lampu Indikator • PHB DISTRIBUSI DAYA adalah berfungsi menyalurkan tenaga listrik dari PHB DAYA ke beban Pemakai instalasi tenaga dan instalasi penerangan • Gambar 2 Dicirikan 1. Adanya Lampu Indikator Saklar Pemutus Arus 3. Adanya pembatas Arus MCB PHB KONTROL adalah PHB yang khusus di buat untuk menempatkan komponen – komponen utama maupun pengendali dari instalasi tenaga • Gambar 3 Dicirikan 1. danya Peralatan Magnet kontaktor 2. Adanya tombol – tombol 3. Adanya lampu indicator 4. alat- alat pengendalian lainnya PHB DAYA adalah berfungsi menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik dari pusat listrik ke PHB DISTRIBUSI DAYA Gambar 1 Di Cirikan 1. Adanya alat ukur PLN baik analog maupun digital 2. Adanya Pembata Arus MCB 3. Adanya Lampu Indikator PHB DISTRIBUSI DAYA adalah berfungsi menyalurkan tenaga listrik dari PHB DAYA ke beban Pemakai instalasi tenaga dan instalasi penerangan Gambar 2 Dicirikan 1. Adanya Lampu Indikator Saklar Pemutus Arus pembatas Arus MCB PHB KONTROL adalah PHB yang khusus di buat untuk menempatkan komponen – komponen utama maupun pengendali dari instalasi tenaga Gambar 3 Dicirikan 1. Adanya Peralatan Magnet kontaktor 2. Adanya tombol – tombol 3. Adanya lampu indicator 4. alat- alat pengendalian lainnya • PHB DAYA adalah berfungsi menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik dari pusat listrik ke PHB DISTRIBUSI DAYA Gambar 1 Di Cirikan 1. Adanya alat ukur PLN baik analog maupun digital 2. Adanya Pembata Arus MCB i. Adanya Lampu Indikator PHB DISTRIBUSI DAYA adalah berfungsi menyalurkan tenaga listrik dari PHB DAYA ke beban Pemakai instalasi tenaga dan instalasi penerangan Gambar 2 Dicirikan 1. Adanya Lampu Indikator Saklar Pemutus Arus pembatas Arus MCB PHB KONTROL adalah PHB yang khusus di buat untuk menempatkan komponen – komponen utama maupun pengendali dari instalasi tenaga Gambar 3 Dicirikan 5. Adanya Peralatan Magnet kontaktor 6. Adanya tombol – tombol 7. Adanya lampu indicator a. alat- alat pengendalian lainnya 0 komentar Poskan Komentar Link ke posting ini Buat sebuah Link Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan Poskan Komentar Atom Pendukung Teknik Elektro Arsip Blog  ► 2011 1 o ► Mei 1   ▼ 2010 15 o o o ► Oktober 3  Alat-alat pada instalasi berbagai macam bentuknya....  CARA KERJA GENERATOR  OSCILOSCOPE ► September 3  Media Pembelajaran SCR  Cara Kerja Relay  Animasi SCR ▼ Agustus 5  RPP MENERAPKAN DASAR-DASAR ELEKTRONIKA  RPP Merakit Perangkat Keras Komputer  RPP MEMASANG INSTALASI TENAGA LISTRIK 3 FASA  RPP INSTALASI LISTRIK DASAR  o  RPP PENGENDALI PERALATAN LISTRIK SECARA ELEKTRONIK... ► Maret 4  PROGRAM REMEDIAL PENGENDALI ELEKTRONIK SMK  RPP pengendali peralatan listrik menggunakan elekt...  BAGI-BAGI MODUL BUAT SMK TEKNIK LISTRIK AND ELEKTR...  RPP perakitan komputer ► 2008 1 o ► November 1  RPP Melakukan Pekerjaan Dasar Perbaikan Peralatan ... Mengenai Saya T. ELEKTRONIKA DAN KOMPUTER Mohon maaf.. karena banyaknya permintaan RPP teknik elektro dari pengunjung, semua tidak dapat kami kirim ke email saudara. kami akan upload ke Blog/Kunjungi Lihat profil lengkapku Daftar Blog Saya  Suwaedi’s Weblog OSCILOSCOPE 8 bulan yang lalu